Selasa, 12 Maret 2019
Selasa, 05 Maret 2019
1.
Ratio pengambilan adalah suatu hubungan
perimbangan antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain.
Hal
tersebut bertujuan untuk memberi
gambaran baik buruknya posisi keuangan suatu perusahaan .
-
Struktur kekayaan
Struktur
kekayaan adalah perimbangan natara aktiva
lancer
dengan aktiva tetap
baik
secara
absolute
maupun relatif.
-
Struktur Finansial adalah : yang menunjukan bagaimana aktiva aktiva perusahaan
dibelanjai, yaitu menyangkut semua sumber pemebelanjaan, yang tercermin dalam
keseuruhan pasiva neraca ( Keseluruhan
modal sendiri) Struktur Finansial pada hakekatnya menunjkan pula perimbangan
absolut dan relatif natara keseluruhan modal
asing ( jangka Pendek dan jangka
panjang ) dengan jumlah modal sendiri.
2. -
Pengembangan Kegiatan Usaha :
Komunikasi
adalah suatu proses penyimpanan dan penerimaan pernyataan dan informasi dari
seseorang atau badan usaha kepada orang atau badan usaha lainnya. Komunikasi
antar badan usaha perlu ditingkatkan, terutama dengan rekanan, langganan bahkan
dengan saingan.
Kebijakan
dalam berkomunikasi dengan beberapa badan usaha dapat membantu suatu tujuan
bisnis yaitu suatu keuntungan yang diharapkan. Komunikasi merupakan kunci utama
keberhasilan didalam bisnis dan memperbanyak relasi bisnis. Ketrampilan didalam
komunikasi dengan badan-badan usaha lainnya merupakan modal dasar menuju suatu
keberhasilan didalam usaha
Komunikasi
antar badan usaha sangat penting dan perlu dilaksanakan sebaik-baiknya. Badan
usaha lainnya adalah pihak-pihak yang membantu perusahaan dalam kegiatan bisnis
seperti bank, asuransi dan sebagainya. Komunikasi dengan badan-badan lainnya
dilakukan untuk kegiatan yang berkaitan dengan bisnis maupun dengan kegiatan
sampingan lainnya yaitu bersifat relasi kerja
Kamis, 28 Februari 2019
1.
Akta pendirian perusahaan merupakan sebuah
dokumen yang disahkan oleh notaris terkait dengan usaha untuk mendirikan sebuah
perusahaan. Baik itu perusahaan kecil Persekutuan Komanditer/CV (Comanditaire
Venotschap) atau perusahaan besar Perseroan Terbatas (PT).
2.
Pengertian SIUP adalah Surat izin untuk
dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan.
3.
Struktur organisasi adalah suatu susunan
komponen-komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi. Struktur
organisasi menunjukan bahwa adanya pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau
kegiatan-kegiatan berbeda yang dikoordinasikan. Dan selain itu struktur
organisasi juga menunjukkan mengenai spesialisasi-spesialisasi dari pekerjaan,
saluran perintah maupun penyampaian laporan.
4.
Rencana untuk mendirikan usaha
Rabu, 27 Februari 2019
1. -
Pengadaan Sarana serta Bahan Baku
-
Penyusunan Sarana serta Bahan Baku
-
Pengendalian Sarana serta Bahan Baku
2. -
Pemasaran Produk adalah seluruh proses yang dimulai dari analisis pasar,
mengantarkan produk ke pelanggan dan menerima umpan balik. Prosesnya bertujuan
untuk mengetahui pasar yang tepat bagi produk dan penempatannya sedemikian rupa
sehingga mendapat respon pelanggan yang baik. Ini mencakup promosi dan
penjualan produk ke khalayak sasarannya, yaitu calon pembeli dan pelanggan
tetap.
- Bila
seseorang atau badan usaha mempromosikan layanan yang ditawarkannya kepada
pelanggan atau kliennya, hal itu dikenal sebagai pemasaran layanan. Hal ini
bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah atau kesulitan klien. Ini
mencakup pemasaran bisnis-ke-bisnis (B2B) dan bisnis-ke-konsumen (B2C).
Senin, 25 Februari 2019
MENGIDENTIFIKASI PELUANG USAHA
•
Mengidentifikasikan peluang usaha dapat dilakukan dengan cara
a.
Belajar ilmu manajemen usaha
b.
Meminta jasa konsultan manajemen
c.
Memeinta jasa keluar dan kenalan yang pintar dalam usaha
Dengan
adanya informasi wirausaha dapat mengetahui peluang, ancaman usaha,
kekuatan,
kelemahan usaha (SWOT)
•
Persyaratan utama untuk menggali peluang usaha untuk menggali peluang usaha :
a.
Kerjasama e. Bekerja prestatif
b.
Optimisme f. Mendenganrkan saran orang lain
c.
Keterbukaan g. Mengakui kesalahan sendiri dan percaya diri
d.
Kreatif
Resiko
usaha dapat diatasi dengan cara :
1.
Keahlian mengambil resiko dalam usaha
2.
Resiko diketahui sebelumnya
3.
Resiko pertengahan usaha
4.
Resiko inisiatif dalam usaha
5.
Resiko di asuransikan
6.
Resiko usaha yang tidak diasuransikan
7.
Resiko dalam Persaingan
8.
Resiko dalam keuangan usaha
9.
Resiko dalam Pemasaran
Minggu, 24 Februari 2019
1. Pengertian Kewirausahaan
Pengertian kewirausahaan secara umum
adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan
berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih. Menurut Drs.
Joko Untoro bahwa kewirausahaan adalah suatu keberanian untuk melakukan upaya
upaya memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, atas dasar
kemampuan dengan cara manfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk
menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain
Dalam buku Entrepreneurial Finance oleh
J.Leach Ronald Melicher bahwa kewirausahaan adalah sebuah proses dalam merubah
ide menjadi kesempatan komersil dan menciptakan nilai (harga) “Process of
changing ideas into commercial opportunities and creating value”
Dalam buku Entrepreneurship:
Determinant and Policy in European-Us Comparison bahwa kewirausahaan adalah
proses mempersepsikan, menciptakan, dan mengejar peluang ekonomi “process of
perceiving, creating, and pursuing economic opportunities“. Akan tetapi
dikatakan dalam buku tersebut, bahwa proses dari kewirausahaan itu sendiri
sulit untuk diukur.
Menurut Bapak Eddy Soeryanto Soegoto
bahwa kewirausahaan atau entrepreneurship adalah usaha kreatif yang dibangun
berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai
tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi
orang lain.
Pengertian kewirausahaan menurut Ahmad
Sanusi (1994) kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku
yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan
hasil bisnis
Pengertian kewirausahaan menurut bapak
Soeharto Prawiro (1997) adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha
dan mengembangkan usaha.
Pengertian kewirausahaan menurut
Drucker (1959) bahwa kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu
yang baru dan berbeda
Pengertian kewirausahaan menurut
Zimmerer (1996) adalah suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam
memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha
Pengertian kewirausahaan menurut
Siswanto Sudomo (1989) Kewirausahaan atau entrepreneurship adalah segala
sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yakni orang yang memiliki
sifat bekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil
risiko untuk mewujudkan gagasannya
2. Karakteristik Wirausaha Yang
Berhasil:
- Motif Berprestasi Tinggi
- Perspektif ke Depan
- Kreativitas Tinggi
- Perilaku Inovasi Tinggi
- Tanggung Jawab
- Selalu Mencari Peluang
Karakteristik Kegagalan Kewirausahaan:
- Kurangnya dana untuk modal
- Kurangnya pengalaman dalam bidang
bisnis.
- Tidak adanya perencanaan yang tepat
dan matang.
- Tidak cocoknya minat terhadap bidang
usaha yang sedang digeluti (diteliti).
3.-Memiliki passion
- Jujur
- Komunikatif
- Pendengar yang baik
- Integritas
- Strategi
- Komitmen
- Apresiasi
- Prinsip
- Pemimpin harus memiliki nilai (value)
- Determination
- Rendah hati
Kamis, 04 Oktober 2018
Pesantren Istana Mulia Cara dan Sarana Menjadi Pemimpin Sholeh & Pengusaha Dermawan, Mau?: Cara Sukses dan Bahagia, Mau? Anda Sangat Layak Kaya dan Bahagia Dunia Akhirat! Anda Pasti Bisa!
